Dari Pengalaman Menuju Kebijakan: FGD Libatkan Difabel Rumuskan Masa Depan Mata Pencaharian Inklusif
Cirebon, 30 Juli 2026 – Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) memfasilitasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan di Sekretariat Kelompok Difabel Desa (KDD) Sindangkempeng, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Bapprida Kabupaten Cirebon bertajuk "Investasi Human Capital dan Dampaknya terhadap Keberlanjutan Mata Pencaharian Penyandang Disabilitas di Sektor Informal: Pendekatan Livelihood Framework"
FGD diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas:
20 anggota KDD Sindangkempeng,
5 anggota KDD Durajaya, dan
5 anggota KDD Nanggela.
Peserta berasal dari berbagai ragam difabel, di antaranya difabel fisik, sensorik tuli, sensorik netra, dan difabel intelektual, sehingga diskusi menghadirkan beragam perspektif mengenai pengalaman, tantangan, serta strategi dalam membangun kemandirian ekonomi.
Melalui diskusi ini, para peserta berbagi pengalaman mengenai akses terhadap pelatihan, kesempatan kerja, pengembangan usaha, dukungan keluarga, hingga peran pemerintah desa dalam memperkuat keberlanjutan mata pencaharian difabel. Masukan dari para peserta diharapkan menjadi bahan penting dalam penyusunan rekomendasi penelitian yang berorientasi pada penguatan kebijakan dan program pemberdayaan difabel.
FKDC menyambut baik kolaborasi dengan kalangan akademisi sebagai bagian dari upaya menghadirkan data dan pengalaman nyata dari komunitas difabel. Hasil FGD diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan yang lebih inklusif serta mendorong terciptanya peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi difabel di Kabupaten Cirebon.