Sosial 28 Juli 2026

Percepat Replikasi Desa Inklusi, FKDC Gandeng DPMD Kabupaten Cirebon Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Inklusi

Percepat Replikasi Desa Inklusi, FKDC Gandeng DPMD Kabupaten Cirebon Perkuat Kolaborasi Wujudkan Desa Inklusi

Cirebon, 28 Juli 2026 – Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) sebagai mitra SIGAB Indonesia, dengan dukungan Pemerintah Australia–Indonesia melalui Program INKLUSI, menyelenggarakan Workshop Replikasi Desa Inklusi bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon sebagai langkah strategis untuk memperluas praktik baik pembangunan desa yang inklusif bagi difabel. Kegiatan ini berlangsung di Aula DPMD Kabupaten Cirebon pada Selasa (28/7).

 

Workshop dihadiri oleh perwakilan Forum Kuwu Kabupaten Cirebon, Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Forum Camat, organisasi perangkat daerah (OPD/SKPD), serta perwakilan pemerintah kelurahan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud komitmen bersama untuk mempercepat replikasi desa inklusi di Kabupaten Cirebon.

 

Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan replikasi desa inklusi, mulai dari pendataan difabel yang akurat, pembentukan dan penguatan Kelompok Difabel Desa (KDD), penyusunan regulasi desa yang inklusif, hingga mendorong partisipasi aktif difabel dalam Musyawarah Desa dan Musrenbang Desa. Selain itu, peserta juga berbagi pengalaman dan praktik baik implementasi Program SOLIDER yang telah berjalan di enam desa dampingan.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak desa dan kelurahan di Kabupaten Cirebon yang mampu mengadopsi prinsip-prinsip pembangunan inklusif, sehingga setiap warga, termasuk difabel, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan memperoleh manfaatnya tanpa diskriminasi.

 

Di akhir kegiatan, Ketua Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC), Abdul Mujib, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Workshop Replikasi Desa Inklusi.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cirebon yang telah menjadi mitra kolaborasi dalam kegiatan ini, SIGAB Indonesia, Pemerintah Australia–Indonesia melalui Program INKLUSI, Forum Kuwu, Forum BPD, Forum Camat, OPD/SKPD, perwakilan kelurahan, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan komitmen dan semangat kolaborasi dalam mewujudkan desa yang inklusif. Semoga workshop ini menjadi langkah nyata untuk memperluas praktik baik desa inklusi sehingga tidak ada lagi warga yang tertinggal dalam pembangunan, termasuk difabel," ujar Abdul Mujib.

 

Workshop ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara FKDC, DPMD Kabupaten Cirebon, pemerintah desa, pemerintah kelurahan, organisasi masyarakat sipil, dan kelompok difabel dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon yang semakin inklusif, setara, dan berkeadilan bagi semua.

Sebelumnya Tingkatkan Kemandirian Difabel, KDD Ikuti Pelatihan Tata Boga, Koramil Berikan Pembekalan Karakter dan Bapperida Tinjau Saung Kreasi Difabel Selanjutnya Dari Pengalaman Menuju Kebijakan: FGD Libatkan Difabel Rumuskan Masa Depan Mata Pencaharian Inklusif